Rabu, 30 April 2014

PERANAN CYBERSPACE DAN HACKTIVISM (CDC)

1. Peran Cyber Space sebagai ruang budaya bagi manusia



Apakah masyarakat Indonesia sudah siap menerima serangan elektronisasi yang dibawa oleh globalisasi melalui fasilitas internetnya? Jawabannya tergantung kepada para pelajar. Pelajar di sini berarti semua orang yang memiliki niat untuk belajar, tidak terpatok dalam batasan umur dan gelar ataupun jabatan, maka anak SD hingga orang-orang tua semuanya berperan dalam mempersiapkan Indonesia yang elektronis.

Perhatian terhadap perkembangan internet dan perannya dalam kehidupan manusia tak dapat lepas dari perkembangan Information Commnication Techlology (ICT) atau lebih dikenal di Indonesia dengan teknologi informasi dan komunikasi, sebab peran ICT terhadap berbagai bidang kehidupan sangatlah besar. Teknologi informasi dan komunikasi mampu mengubah cara orang berkomunikasi, cara orang bekerja, cara orang belajar atau dengan kata lain mengubah cara hidup. Penerapan ICT dalam kehidupan merupakan pintu gerbang dalam pembentukan kebudayaan baru, yaitu kebudayaan cyber. Kebudayaan Cyber adalah kebudayaan yang terbentuk karena semakin membudayanya pelaksanaan hampir segala jenis aktivitas manusia di dunia cyber. Hal ini disebabkan karena telah terjadinya elektronisasi di hampir segala jenis aktivitas kehidupan manusia. Hal ini berarti semua manusia harus memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan alat-alat elektronis yang berteknologi tinggi sebab jika tidak maka manusia itu akan terpinggirkan dan menjadi manusia yang tidak berguna.



2. Masalah – Masalah yang mungkin terjadi pada Cyberspace

Kajian budaya atau cultural studies pertama kali muncul di Birmingham, Inggris. Salah satu perintis-nya adalah Raymond Williams. Pada perkembangan selanjutnya, kajian budaya menyebar ke Eropa. Perkembangan kajian budaya ini menjadi sangat berarti ketika kajian budaya “klasik” bertemu secara intensif dengan pemikiran postmodern. Pemikiran postmodern yang dimaksud adalah postmodernis-me sebagaimana muncul dari tradisi pemikiran kontemporer Prancis seperti Lyotard, Foucault, Derrida, Roland Barthes, dan Jean Baudrillard.
Sebagai pemikir aliran postmodern yang perhatian utamanya adalah hakikat dan pengaruh komunikasi dalam masyarakat pascamodern, Baudrillard sering mengeluarkan ide-ide cukup kontroversial dan melawan kemapanan pemikiran yang ada selama ini. Misalnya dalam wacana mengenai kreativitas dalam budaya media massa atau budaya cyber ia menganggapnya sebagai sesuatu yang absurd dan contradictio in terminis. Bagi Baudrillard, televisi merupakan medan di mana orang ditarik ke dalam sebuah kebudayaan sebagai black hole. singkatnya Simulacra. Realitas yang ada adalah realitas semu, realitas buatan (hiperrealitas).
Menurut Mark Slouka , sebagaimana yang ditulis Astar Hadi (2005), Gambaran dalam budaya media dan cyber space telah kehilangan daya representasi. Ini berarti para konsumen budaya media massa dan cyberspace tidak lagi berkreasi karena kehilangan dialectical capacity of representation. Baudrillard menggambarkan realitas ini melalui empat tahap: “”(1) it (image) is the reflection of the basic reality, (2) it masks and pervert a basic reality, (3) it masks the absence of the a basic reality, dan (4) it bears no relation on any reality whatever: it is its own pure simalacrum.Dari keempat tahap itu, tahap kedua adalah yang paling penting (maka Baudrillard memberi aksen): gambaran bahkan mengelabui kita sehingga kita tidak sadar lagi akan ketidakhadirannya. Gambaran dalam media massa dan cyber seperti televisi,ineternet tidak lagi kita pahami dalam kerangka semiotis signifier dan signified Tanda-petanda). Jarak keduanya lenyap, sehingga yang tinggal hanyalah sebuah pengalaman langsung. Artinya, kita seolah-olah tidak sedang menghadapi image atau gambaran tentang “realitas”” itu sendiri. Inilah yang disebut Baudrillard dengan istilah the immediate, the unsignified atau simulacrum yang berarti tiruan, imitasi, tidak nyata, tidak sesungguhnya.


3.PERANAN CYBERSPACE DAN HACKTIVISM (CDC)



Berbasis di Lubbock , Texas , CULT OF THE DEAD COW (CDC ) adalah kelompok yang paling - dicapai dan terpanjang di komputer bawah tanah . Didirikan pada tahun 1984 dan secara luas dianggap sebagai orang yang paling elit yang pernah berjalan di muka bumi , think tank ini telah disebut baik sebagai " sekelompok sickos " ( Geraldo Rivera ) dan " kelompok terseksi hacker komputer pernah ada adalah " ( Jane Pratt , _Sassy_ dan _Jane_ majalah ) . CDC adalah pengembang terkemuka privasi internet dan alat-alat keamanan , yang semuanya bebas untuk umum . Selain itu, CDC menciptakan publikasi elektronik pertama, yang masih akan kuat .
CDC Grand Imperial Dynasty termasuk mantan Penasihat Presiden untuk keamanan komputer , seorang peneliti Harvard , seorang mantan pejabat PBB , asisten jaksa wilayah , seorang profesor logika , seorang pembuat film pemenang penghargaan , beberapa penulis diterbitkan , pengembang video game , Eagle Scout , programer dari setiap jenis , seniman grafis , musisi , pedagang valas, dan Merovingian . Dan ini hanya anggota yang telah memilih untuk membuat hubungan mereka dengan CDC dikenal masyarakat .
Beberapa anggota CDC juga telah ( atau saat ini adalah ) anggota kelompok profil tinggi lainnya , baik bawah tanah dan sebaliknya. Ini termasuk L0pht , Institute for Electrical and Electronics Engineers ( IEEE ) , Legion of Doom ( LOD / H ) , Association of Computing Machinery ( ACM ) , yang Hasty Pastry , Restricted data Transmisi ( RDT ) , Master of Deception ( MOD ) , Asosiasi USENIX , Walnut Pabrik , Soylent Komunikasi , Lembaga Riset Operasi dan Ilmu Manajemen ( menginformasikan ) , New Hack City, dan Partai Baris / Program Bantuan Teknologi Pemuda Internasional ( YIPL / TAP ) .
Selama lebih dari dua puluh tahun , CDC telah membuktikan dirinya sebagai kekuatan inovatif dalam komputer bawah tanah . Pada tahun 1984 , CDC menemukan publikasi elektronik . Pada tahun 1990 , CDC HoHoCon didefinisikan konvensi bawah tanah komputer modern . Dalam setiap Pemilu Presiden AS sejak tahun 1992 , CDC telah menjalankan kandidat . Pada tahun 1994 , CDC menjadi kelompok undergound komputer pertama yang memiliki Usenet newsgroup sendiri . Pada tahun 1996 , CDC menciptakan istilah " hacktivism . " Juga pada tahun 1996 , Ninja Strike Force ( kader elit CDC cheerleader - pembunuh ) didirikan . Pada tahun 1997 , tahun sebelum semua orang dan anjing mereka telah melompat pada kereta musik file sharing , itu mendistribusikan original mp3 format musik di situsnya . Pada tahun 1998 dan 1999 , CDC " Kembali Lubang " seri diluncurkan untuk membuka mata konsumen mengenai keamanan sistem operasi komputer mereka . Sampai hari ini , Kembali Lubang dan Bo2k adalah yang paling populer alat administrasi sistem remote antara kedua hacker dan profesional TI . Sejak tahun 1999 , Hacktivismo ( kelompok proyek khusus dalam CDC ) telah berada di garis depan perjuangan yang sedang berlangsung untuk hak asasi manusia masuk dan keluar dari dunia maya . Pada tahun 2002 , CDC dan Hacktivismo disusun manusia lisensi mereka sendiri hak -friendly perangkat lunak dan menerima perbedaan lebih lanjut sebagai satu-satunya kelompok komputer bawah tanah yang pernah menerima US Department of Commerce persetujuan untuk mengekspor enkripsi yang kuat dalam perangkat lunak . Pada tahun 2004 , CDC dan NSF meluncurkan Bovine Dawn Dojo Forum , komunitas terbesar on-line sepanjang masa . Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan uang - lempar , tahap - diving , selangkangan - grabbing , gitar meraung-raung , antar - spesies seks Menggambarkan , pengalaman panty -pembasahan & smashing - komputer yang adalah kinerja CDC hidup .
Dan itu hanya awal ...
 cDc. Today, Tomorrow, FOREVER.

 
source:
http://okkypratamaaero17.wordpress.com/2014/04/05/peranan-cyberspace-dan-hacktivism/
http://w3.cultdeadcow.com/cms/about.html

Manusia dan Keadilan

7. Manusia dan Keadilan

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidakadilan.

  Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah  pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan merupakan keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

  Berbicara tentang keadilan, anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila, berbunyi: "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dalam dokumen lahirnya Pancasila diusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip " tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka". Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan.
Keadilan terdiri dari beberapa macam, di antaranya

a. Keadilan Legal atau keadilan Moral
b. Keadilan Distributif
c. Keadilan Komutatif

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan-perbuatan yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.

    Pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa. Adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik buruk.
  
     Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya atau orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha.

Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan, ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya ada empat aspek, yaitu:
a. Aspek ekonomi
b. Aspek kebudayaan
c. Aspek peradaban
d. Aspek tenik

   Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan, atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatan-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia.

    Pembalasan ialah suatu reaksi atau perbuatan orang lain. Reaksi itu berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Dalam Al-Qur`an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Tuhan mengadakan pembalasan bagi yang bertaqwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhan pun diberikan pembalasan, dan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang, yaitu siksaan di neraka.

Manusia dan Penderitaan

6. Manusia dan Penderitaan 

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung  atau merasakan susuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan resiko hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak berpaling dari-Nya.

  Penderitaan dapat disebabkan oleh siksaan. Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Siksaan yang sifatnya Psikis misalnya kebimbangan (keadaan tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil), kesepian (rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya, walaupun ia dalam lingkungan orang ramai), dan ketakutan (keadaan yang  menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin). Beberapa sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan, antara lain

a. Claustrophobia (rasa takut terhadap ruangan tertutup) dan Agoraphobia (rasa takut yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka)
b. Gamang
c. Kegelapan
d. Kesakitan
e. Kegagalan Kebanyakan phobia dimulai dengan sesuatu shock emosional atau suatu tekanan pada waktu tertentu.

    Menurut beberapa ahli, tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.    Penderita kekalutan mental dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental, Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar. Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan.   Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. 
    
     Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati. Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan dapat diperinci sebagai penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia dan yang timbul karena penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Apabila sikap negatif dan positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilainnya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.

Manusia dan Keindahan

5. Manusia dan Keindahan 

      Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

      Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni

a. Keindahan dalam arti luas
   Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan

b. Keindahan dalam arti estetis murni
   Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapnya

c. Keindahan dalam arti terbatas
   dalam pengertiannya dengan penglihatan keindahan dalam arti terbatas menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

    Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai sepertihalnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan dan sebagainya. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai digolongkan menjadi nilai intrinsik (sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai sesuatu tujuan, atau demi kepentingan benda itu sendiri) dan nilai ekstrinsik (sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya). Manusia menciptakan keindahan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu

1. Tata nilai yang telah using
2. Kemerosotan zaman
3. Penderitaan Manusia
4. Keagungan Tuhan  

   Renungan berasal dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori, antara lain teori pengungkapan (seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia), teori metafisik (mendalikan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebgai realita Ilahi) dan teori psikologis (proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman).

Manusia dan Cinta Kasih

4. Manusia dan Cinta Kasih 

      Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih. Cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ichlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya.

     Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan (cinta seorang ibu pada anaknya), tanggung jawab (tindakan yang sama sekali sukarela), perhatian (memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya), dan pengenalan (keinginan untuk mengetahui rahasia manusia).  
    
Menurut  Dr. Sarlito W. Sarwono, cinta memiliki tiga unsur, yaitu keterikatan (adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, kalau janji dengan dia harus ditepati), keintiman (adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi), dan kemesraan (adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan- ucapan yang mengungkapkan rasa sayang,dan seterusnya). Cinta adalah fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dengan kehidupannya. Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah, dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami / istri dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.


     Dalam kehidupan manusia, cinta menurut ajaran agama menampakan diri dalam berbagai bentuk, di antaranya cinta diri, cinta kepada sesama manusia, cinta seksual, cinta kebapakan, cinta kepada Allah dan cinta kepada Rasul. Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. 
   
    Pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai, dan makna kehidupan yang sebenarnya.  Tuhan adalah pencipta, tetapi Tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahNya. Karena itu ketakutan manusia manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memuja-Nya.   Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam demikian pula sebaliknya, dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan, yaitu orang tua bersifat aktif, anak bersifat pasif; orang tua bersifat pasif, anak bersifat aktif; orang tua bersifat pasif, anak bersifat pasif; dan orang tua bersifat aktif, anak bersifat aktif. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Cinta terdiri dari tiga macam, yaitu cinta Agape (cinta manusia kepada Tuhan), cinta Philia (cinta kepada orang tua dan saudara), dan cinta Amor/Eros (cinta antara pria dan wanita). Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara orang-orang yang sama-sama sebanding, sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadap orang-orang yang lemah tanpa daya. Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang.

Manusia dan Kebudayaan

2. Manusia dan Kebudayaan

     Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkait, yaitu jasad, hayat (mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak), ruh, dan nafs (kesadaran tentang diri sendiri). Manusia sebagai satu kepribadian mengandung 3 unsur:

a. Id (bagian kepribadian yang paling mendasar)
b. Ego (perkembangannya terjadi antara usia 1 dan 2 tahun)
c. Disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan Id kedalam

     saluran sosial d. Super Ego (struktur kepribadian yang paling akhir muncul ± pada usia 5 tahun terbentuk dari lingkungan eksternal)
Hakekat manusia terdiri dari mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh, serta mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna karena dilengkapi akal, kehendak, dan perasaan. Manusia memiliki 2 perasaan dalam dirinya, yaitu

1. Perasaan Inderawi
2. Perasaan rokhani
3. Mahluk biokultural
 4. Mahluk ekologi (terikat dengan lingkungan)

     Kebudayaan jika dikaji dari asal katanya budhayah (Sanskerta) yang berarti budi/akal, dan colere (Yunani) yang berarti mengolah tanah/bertani. Secara praktis, kebudayaan merupakan sistem nilai dan gagasan utama yang mengarahkan tingkah laku dan memberi seperangkat model untuk bertingkah laku kepada masyarakat.
Sistem nilai dan gagasan utama terwujud dalam 3 sistem:

1. Sistem Ideologi (etika, norma, adat istiadat dan peraturan hukum)
2. Sistem Sosial (hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat
3. Sistem Tehnologi (kebudayaan yang berupa kebendaan)

Unsur kebudayaan besar (cultural universal): dikemukakan oleh C. Kluckhon ada 7:

1. Sistem religius (homo religius)
2. Sistem organisasi kemasyarakatan (homo socius)
3. Sistem pengetahuan (homo safiens)
4. Sistem mata pencaharian hidup dan system ekonomi (homo ekonomicus)
5. Sistem peralatan hidup dan tehnologi (homo faber)
6. Sistem bahasa (homo longuens)
 7. Sistem kesenian (homo aesteticus)

Wujud kebudayaan dapat berupa kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia, kompleks aktifitas, serta benda. Kebudayaan memiliki 3 fungsi, di antaranya melindungi diri kepada alam, mengatur hubungan antar manusia, dan sebagai wadah dari segenap perasaan manusia.
Masyarakat dan kebudayaan dimana pun selalu dalam keadaan berubah, sekalipun masyarakat dan kebudayaan primitif yang terisolisasi dari berbagai hubungan dengan masyarakat sekitarnya. Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak.
Masalah dalam kebudayaan bisa saja berupa unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima, unsur-unsur kebudayaan asing yang sulit diterima, individu- individu manakah yang cepat menerima unsur-unsur yang baru, dan ketegangan- ketegangan apa yang timbul sebagai akibat akulturasi tersebut.

Tinjauan tentang Ilmu Budaya Dasar

1. Tinjauan tentang Ilmu Budaya Dasar

       Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-sehari. Di sinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan. Dengan mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalami lebih lanjut, agar dengan demikian mahasiswa diharapkan turut mendukung dan mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan kreatif.

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin Humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus.

Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar, yaitu
 1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)
 2. Ilmu-ilmu Sosial (social science)
 3. Pengetahuan budaya (the humanities)

Pokok bahasan yang akan dikembangkan pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, di antaranya

- Manusia dan cinta kasih
 - Manusia dan keindahan
- Manusia dan penderitaan
 - Manusia dan keadilan
 - Manusia dan pandangan hidup
- Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
- Manusia dan kegelisahan
 - Manusia dan harapan