Selasa, 04 November 2014

Presiden yang kerja dan merakyat

Presiden yang kerja dan merakyat



  Setelah masa 10 tahun akhirnya presiden kita pun diganti .sesuai dengan undang-undang yang berlaku bahwa sahnya presiden kita akan di lantik.berdasarkan pemilu tahdi pilihun 2014 akhirnya sudah di putuskan bahwa yang akan menduduki kursi presiden adayang calon lah Bapak Joko Widodo dan untuk wakilnya adalah Bapak Jusuf kalla. namun pemilihan tahun ini sangat kacau di banding tahun-tahun yang lalu seperti munculnya kecurangan dan juga simpang siurnya quick qount yang memenangkan masing masing calon yang dipilih.maka dari itu saya menganalisis beberapa kejadian sebelum dan sesudah presiden kita dilantik.

Masa sebelum presiden dilantik

    Menurut artikel Beritajakarta.com yaitu "Sebelum dilantik sebagai Presiden RI periode 2014-2019, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berencana merombak sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) secara besar-besaran. Rencananya, perombakan dilakukan pada September mendatang." dikutip dari sumber.

dari artikel tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa bapak presiden kita walaupun belum dilantik tetapi sudah mempunyai rencana yang matang untuk memperbaiki roda gear pemutar bangsa Indonesia untuk membuat indonesia lebih maju. presiden kita ini berniat untuk mengganti pejabat-pejabat yang bermasalah seperti yang terkena kasus kkn ataupun mempunyai kasus yang dapat merusak struktur bangsa indonesia .


Masa sesudah presiden dilantik

      Setelah presiden kita dilantik  Jokowi pun membuat kabinet kerja yaitu berisi orang orang yang berkompeten yang bisa memajukan roda gear indonesia agar menjadi negara maju.namun ada artikel yang menarik yaitu dari artikel tribunnews.com "Ketua MPR, Zukifli Hasan, mengatakan biaya pelantikan presiden dan wakil presiden 2014-2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla, tidak semahal pelantikan bupati. Menurut dia, biaya pelantikan Jokowi-JK pada Senin, 20 Oktober 2014 tersebut, hanya mencapai Rp 1 miliar." dikutip dari sumber. 

   sangat luar biasa sekali meskipun presiden masi saja mementingkan hal kecil .masalah biaya pelantikan Jokowi yang menjadi presiden saja lebih murah dari pelantikan bupati. memang benar jika Jokowi yang di sebut -sebut sebagai calon presiden 
yang merakyat . semoga saja memang benar bahwa presiden yang merakyat ini dapat mensejahterakan rakyat .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar